RAGAM HIAS BAHAN TEKSTIL KELAS X ( KERAJINAN )
Pengertian Ragam Hias
Ragam hias tekstil adalah pola atau motif yang dibuat pada permukaan kain menggunakan berbagai teknik. Tujuannya adalah untuk menambah nilai estetika, makna simbolis, dan nilai jual dari sebuah produk tekstil.
Jenis-Jenis Ragam Hias
Berdasarkan inspirasi motifnya, ragam hias tekstil dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis:
Ragam Hias Flora (Tumbuhan)
Motif yang terinspirasi dari bentuk tumbuhan seperti bunga, daun, batang, dan akar.
Contoh: Motif bunga melati, daun pakis, atau sulur.
Ragam Hias Fauna (Hewan)
Motif yang terinspirasi dari bentuk hewan, baik secara utuh maupun sebagian.
Contoh: Motif burung, kupu-kupu, ikan, atau gajah.
Ragam Hias Figuratif (Manusia)
Motif yang mengambil inspirasi dari bentuk manusia, baik dalam posisi berdiri, duduk, maupun digayakan.
Contoh: Motif penari, wayang, atau tokoh-tokoh mitologi.
Ragam Hias Geometris
Motif yang terdiri dari bentuk-bentuk dasar matematis seperti garis, lingkaran, persegi, segitiga, dan zig-zag yang disusun secara berulang dan teratur.
Contoh: Motif tumpal, kawung, atau pilin berganda.
Fungsi Ragam Hias Tekstil
Ragam hias tidak hanya berfungsi sebagai penghias, tetapi juga memiliki fungsi lain:
Fungsi Estetis: Untuk memperindah dan menambah daya tarik visual suatu produk tekstil.
Fungsi Simbolis: Setiap motif memiliki makna filosofis atau simbolis yang terkait dengan budaya, kepercayaan, atau status sosial.
Fungsi Fungsional: Ragam hias juga dapat memiliki kegunaan praktis, seperti sulaman yang berfungsi menguatkan jahitan atau menutupi cacat pada kain.
Teknik Penerapan Ragam Hias pada Bahan Tekstil
Ada berbagai teknik yang dapat digunakan untuk membuat ragam hias pada kain:
Membatik
Batik Tulis: Menggunakan canting untuk melukis lilin malam di atas kain. Prosesnya manual dan membutuhkan ketelitian tinggi.
Batik Cap: Menggunakan stempel (cap) yang terbuat dari tembaga untuk mencetak lilin malam pada kain. Prosesnya lebih cepat.
Batik Cetak (Printing): Menggunakan teknik sablon atau mesin cetak modern untuk meniru motif batik.
Menyulam (Bordir)
Teknik menghias kain dengan benang menggunakan jarum sulam, bisa dilakukan dengan tangan atau mesin. Motif yang dihasilkan timbul di permukaan kain.
Menyablon (Screen Printing)
Teknik mencetak gambar pada kain menggunakan screen (layar saring) dan rakel untuk meratakan tinta atau cat.
Menenun
Teknik pembuatan kain dengan menyilangkan benang pakan dan benang lusi. Ragam hias sudah terbentuk saat proses menenun, seperti pada kain songket dan tenun ikat.
Jumputan (Tie-Dye)
Teknik mewarnai kain dengan cara mengikat sebagian kain lalu dicelupkan ke dalam pewarna. Bagian yang diikat akan menghasilkan pola yang tidak terkena warna.
Alat dan Bahan
Alat: Jarum, benang, canting, cap, rakel, screen, alat tenun.
Bahan: Kain (katun, sutra), lilin malam, pewarna (alam atau sintetis), pensil pola.
17. berikut ini yang merupakan ciri-ciri dari kerajinan dengan fungsi pakai adalah... a. Dibuat untuk dipajang di etalase b. Berbentuk abstrak dan tidak jelas fungsinya c. Memiliki kegunaan praktis dalam kehidupan sehari-hari d. Harganya lebih mahal dari kerajinan hias e. Dibuat dengan ukiran yang sangat rumi
Komentar
Posting Komentar